Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Ada 1 Juta Lebih Upaya Pelacakan Setiap Hari Terhadap Aktivitas Online
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Tekno/Science > Ada 1 Juta Lebih Upaya Pelacakan Setiap Hari Terhadap Aktivitas Online
Tekno/Science

Ada 1 Juta Lebih Upaya Pelacakan Setiap Hari Terhadap Aktivitas Online

Iqbal
Iqbal Published 01 Oct 2024, 11:01
Share
4 Min Read
Pelacakan web melibatkan pengumpulan, penyimpanan, dan analisis data tentang perilaku online pengguna. Data ini dapat mencakup demografi, kunjungan situs web, waktu yang dihabiskan di halaman, dan interaksi
Pelacakan web melibatkan pengumpulan, penyimpanan, dan analisis data tentang perilaku online pengguna. Data ini dapat mencakup demografi, kunjungan situs web, waktu yang dihabiskan di halaman, dan interaksi. Foto: Ist
SHARE

Untuk melakukan penilaian ini, para ahli Kaspersky menganalisis 25 layanan pelacakan yang paling umum. Ini termasuk empat dari Alphabet Inc.—Google Display & Video 360, Google Analytics, Google AdSense, dan YouTube Analytics—serta layanan dari New Relic dan Microsoft, termasuk Bing dan platform pelacakan Microsoft lainnya.

Analisis mereka mengungkapkan bahwa 38.725.551.855 insiden pengumpulan data terdeteksi dalam setahun, dari Juli 2023 hingga Juni 2024, dengan pengguna membagikan data mereka sekitar 1.060.974 kali per hari.

Laporan ini memberikan analisis per wilayah tentang prevalensi berbagai layanan pelacakan.

Temuan Utama Pelacakan Online

  • Google Display & Video 360 memegang pangsa terbesar di antara 25 sistem pelacakan teratas di Asia. Di Asia Selatan, ia menyumbang 25,47% pemicu komponen DNT, sementara di Asia Timur sebesar 24,45%. Pangsa terkecil berada di Commonwealth of Independent States (CIS) sebesar 8,38%, tempat sistem pelacakan lokal lebih lazim.
  • Google Analytics, yang melacak perilaku pengguna dan kata kunci untuk mengoptimalkan lalu lintas dan kinerja situs web, memiliki pangsa terbesar di Amerika Latin (14,89%), diikuti oleh Timur Tengah (14,12%).
  • Pelacak Google AdSense mendominasi di Timur Tengah (6,91%) dan Asia Selatan (6,85%), dengan pangsa terkecil di Oseania (3,76%) dan CIS (2,30%).
  • Kehadiran sistem pelacakan ini telah meningkat di hampir semua wilayah. Sementara sistem tertentu mengalami penurunan di area tertentu, yang lain berkembang, namun semuanya milik Google. Hal ini menyoroti pelacakan pengguna Google yang luas, jauh melampaui perusahaan lain mana pun.
  • YouTube Analytics memiliki pangsa tertinggi di Asia Selatan (12,71%) dan Timur Tengah (12,30%), dan terendah di Eropa (5,65%) dan Amerika Utara (4,56%).
  • Pelacak Microsoft memiliki pangsa terbesar di Amerika Latin (3,38%) dan terkecil di CIS (0,68%).
  • Pelacak Bing menunjukkan aktivitas yang signifikan di Afrika (8,46%), dengan kehadiran terkecil di CIS (0,77%).
  • Korea Selatan, Jepang, dan Rusia, tempat layanan internet lokal sangat berkembang, sistem pelacakan regional tidak hanya berada di peringkat 25 teratas tetapi terkadang dapat melampaui pesaing global.

“Meskipun 25 layanan pelacakan teratas menunjukkan bahwa pengumpulan data tidak terbatas hanya pada beberapa perusahaan, semakin banyak organisasi yang menyimpan dan memproses informasi kita, semakin besar risiko pelanggaran. Namun, dengan sebagian besar pelacakan ditangani oleh raksasa teknologi, terdapat motivasi kuat bagi mereka untuk melindungi data pengguna dan menjaga reputasi mereka. Namun, pada akhirnya, pengguna harus bertanggung jawab atas keamanan data mereka sendiri, memperhatikan platform yang mereka gunakan, dan mengambil langkah-langkah untuk melindungi privasi mereka,” komentar Anna Larkina, pakar keamanan dan privasi di Kaspersky, Selasa (1/10/2024). (ahmad)

Baca Juga

blackmail
Kaspersky Endus Peningkatan Lima Kali Lipat dalam Serangan Phishing Kode QR Pada Paruh Kedua Tahun 2025
Kaspersky Ungkap Trojan Efimer yang Targetkan Organisasi Melalui Email Phishing
Terungkap, Indonesia Setujui Transfer Data Pribadi ke AS dalam Perjanjian Dagang
Previous Page12
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: data pribadi, kaspersky, Pelacakan Onlice
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article cucic Pertama di Indonesia, Varian Pencuci Piring Kesegaran Nanas dan Jeruk Nipis
Next Article Stasiun SPBU Pertamina. Foto: Corcomm Pertamina Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series Per 1 Oktober 2024

TERPOPULER

TERPOPULER
TAB
Nusantara

Tragis! Pemuda di Jember Tewas Usai Motor Ditabrak KA Sangkuriang

Olahraga
Hasil Thailand Open 2026: Hira/Jani Sukses Revans Atas Ganda Putri Malaysia
14 May 2026, 06:25
HeadlineJabodetabek
Main Ular Weling Berujung Maut, Pemuda di Bogor Meninggal Dunia
14 May 2026, 10:56
HeadlineNews
Usung Konsep Grand Symphonic Universe, Afgan Kolaborasi Sama Erwin Gutawa di Konser Ini
13 May 2026, 23:54
Ekonomi
Presiden Perintahkan Penurunan Suku Bunga PNM Mekaar di Bawah 9 Persen
14 May 2026, 09:26
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?