Dalam kesempatan itu, Kepala BNPB, Suharyanto menyerahkan bantuan guna percepatan penanganan transisi darurat di Kabupaten Garut. Sejumlah bantuan diberikan yaitu mobil dapur umum 1 unit, flating pump 10 unit, water treatment portable 20 unit, peralatan sekolah darurat 600 paket, pakaian 600 paket, dan sembako 1.000 paket.
Turut hadir dalam rapat kerja Pj Bupati Garut, Barnas Adjidin, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Lukmansyah, Dandim 0611 Garut, Danrem 062/Tarumanagara, Kapolres Garut, Kalaksa BPBD Kab. Garut, dan jajaran Kepala OPD terkait.
Masih dalam kunjungannya ke Kabupaten Garut, Kepala BNPB menyempatkan diri menyambangi Pondok Pesantren Roudatun Nawawi, di Kampung Lebak Agung, Kecamatan Karangpawitan.
Bersama 600 santri dan ribuan warga, Suharyanto duduk bersama, bercengkrama dalam suasana hangat. Kepala BNPB menyebut pesantren merupakan salah satu unsur pentahelix, pusat pendidikan dan pengembangan akhlak. Memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan ilmu pengetahuan sekaligus mengajarkan ketahanan serta kesiapsiagaan.

