IPOL.ID- Pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo (M)6,7 yang sempat mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), beberapa waktu lalu, upaya penanganan darurat dilakukan petugas gabungan hingga kini menunjukkan perkembangan lebih baik.
Dilaporkan, memasuki hari ke delapan masa tanggap darurat, pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak mulai dilaksanakan melalui peletakan batu pertama di Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki, Rabu (24/6/2026).
Pembangunan huntara tahap pertama itu menjadi langkah penting dalam percepatan pemulihan masyarakat terdampak.
Berdasarkan data yang telah diverifikasi dan divalidasi, Bupati Sigi telah menetapkan Surat Keputusan Berita Acara Nama dan Alamat (By Name By Address-BNBA) penerima bantuan huntara tahap I sebanyak 50 unit rumah.
Proses verifikasi dan validasi penerima bantuan untuk tahap berikutnya masih terus dilakukan hingga kini.
Selain pembangunan hunian sementara, berbagai upaya penanganan darurat terus dilakukan oleh pemerintah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD, TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya.

