Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Harga Kedelai Impor Mahal, Produsen Tahu di Ciracas Mengeluh, Daya Beli Masyarakat Menurun
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Jakarta Raya > Harga Kedelai Impor Mahal, Produsen Tahu di Ciracas Mengeluh, Daya Beli Masyarakat Menurun
Jakarta Raya

Harga Kedelai Impor Mahal, Produsen Tahu di Ciracas Mengeluh, Daya Beli Masyarakat Menurun

Farih
Farih Published 15 Oct 2024, 20:15
Share
2 Min Read
Seorang pembuat tahu sedang melayani konsumen Ibu-Ibu yang sedang membeli tahu cokelat di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, pada Selasa (15/10/2024). Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id
Seorang pembuat tahu sedang melayani konsumen di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, pada Selasa (15/10/2024). Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id
SHARE

IPOL.ID – Harga kedelai impor yang hingga kini masih mahal membebankan biaya produksi. Bahkan belakangan ini kenaikan harga itu dikeluhkan produsen tahu di Kelurahan/Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

Produsen tahu, Sukirman, 49, mengungkapkan, harga kedelai impor yang menjadi bahan baku utama produksi sekarang masih mahal atau berkisar di angka Rp10-Rp11 ribu per kilogram.

“Harga belum normal. Ya harapannya dari pemerintah biar bisa menurunkan harga kedelai lagi, biar produsen, pedagang enak,” tutur Sukirman di Ciracas, pada Selasa (15/10/2024) siang.

Kendati harga kedelai impor sekarang sudah turun dari yang sebelumnya sempat menyentuh Rp13 ribu per kilogram, namun harga belum dapat dikatakan normal.

Karena harga kedelai impor normalnya berada di bawah Rp10 ribu per kilogram, sehingga dia berharap pemerintah cepat mengambil langkah untuk menurunkan dan menjaga stabilitas harga.

“Harga sekarang Rp10-Rp11 ribu per kilogram, tergantung macamnya. Karena kedelai kan enggak satu (jenis) saja. Kalau bisa harga turun lagi, biar normal seperti dulu lagi,” harap dia.

Mengingat daya beli masyarakat sekarang cenderung menurun, bahkan banyak pedagang tahu di pasar mengurangi jumlah pembelian hingga setengahnya karena harga kedelai mahal.

Sukirman mengungkapkan kembali, para produsen tahu juga masih diliputi kekhawatiran harga kedelai impor dapat kembali merangkak lagi saat mendekati hari raya keagamaan seperti Idul Fitri.

“Kita juga masih jaga-jaga takut harga naik. Kenaikan harga kedelai ini sudah sejak dua tahun terakhir lah, naiknya bertahap. Walaupun sekarang mendingan, tapi belum normal juga,” tukasnya.

Sementara, salah satu konsumen Maryati, 41, mengatakan, saat dia membeli tahu masih dengan harga normal seperti biasanya. Seperti tahu putih ukuran besar harganya Rp5.000 di pasar, kalau beli di produsennya lebih murah.

Tetapi dia berharap adanya kabar kenaikan harga bahan baku pembuatan tahu dan tempe tidak malah membuat harga tahu dan tempe ikut naik.

“Kita sih sebagai warga dan atau konsumen yang pasti tidak ingin ada kenaikan harga ya, pemerintah harus mengontrol harga itu agar tidak terus-terusan naik, harapannya sih normal,” ucapnya. (Joesvicar Iqbal)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: ciracas, daya beli, kedelai, kedelai impor, produsen tahu, tahu
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article kebakaran speedboat yang menewaskan calon gubernur (cagub) Maluku Utara, Benny Laos Puslabfor Polri Usut Kebakaran Kebakaran Speedboat yang Tewaskan Cagub Maluku Utara Benny Laos
Next Article Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby dalam memberikan hasil temuan survei terbaru LSI Denny JA terhadap 10 tahun masa kinerja kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi) dan kabinet pemerintahannya di kantor LSI Denny JA di Jakarta, Selasa (15/10/2024). Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id LSI Denny JA: Kepuasan Publik Atas Jokowi Termasuk Tertinggi di Dunia

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260531 WA0075
HeadlineNews

Perawat Klinik Gigi di Tangerang Ditusuk Pasien Usai Antar ke Toilet, Korban Alami Lima Luka Tusuk

HeadlineNews
Viral Pelajar Diduga Dirundung di Pringsewu, Penonton Justru Soraki Aksi Kekerasan
31 May 2026, 19:09
Olahraga
Hydroplus Soccer League Kudus 2025-2026: Scorpion FC U-15 dan Samba Persada Women U-18 Puncaki Klasemen
31 May 2026, 22:00
HeadlineJabodetabek
Jalan Amblas di Lenteng Agung Bikin Macet Parah, Pemkot Gelontorkan Rp380 Juta
31 May 2026, 19:00
Jabodetabek
Sosok Ini Ungkap Prabowo Sebelum Jadi RI 1 Rutin Kurban 100 Sapi Saban Tahun
31 May 2026, 20:57
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?