Program ini tidak hanya berkontribusi pada penyerapan karbon yang signifikan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat sekitar. Melalui aplikasi ini, nasabah dapat mengakses laporan yang memungkinkan memantau kontribusi dalam program pelestarian lingkungan tersebut, menjadikan keterlibatan nasabah lebih transparan.
Asal tahu saja, bank bersandi emiten BMRI ini menegaskan, komitmen ini merupakan bagian dari upaya Bank Mandiri untuk membangun masa depan yang berkelanjutan. Tercatat, Per Juni 2024, Bank Mandiri mencatatkan portofolio berkelanjutan sebesar Rp 278 triliun, tumbuh 14,7 persen secara tahunan (YoY).
Pertumbuhan ini didorong oleh portofolio hijau yang mencapai Rp 139 triliun, dengan peningkatan 20,4 persen YoY, menjadikan Bank Mandiri sebagai market leader dengan porsi sekitar 30 persen. Di sisi lain, portofolio sosial tercatat sebesar Rp 139 triliun, tumbuh 9,5 persen YoY, didorong oleh pertumbuhan kredit UMKM yang diperkuat oleh platform digital Livin’ Merchant, yang memberikan akses finansial kepada 2 juta UMKM dengan porsi 60 persen di wilayah non-urban.
