“Langkah-langkahnya sudah jelas, di mana kita akan transformasi pertanian tradisional ke pertanian modern. Kita memulai dengan intensifikasi, lalu mengerjakan ekstensifikasi dengan membangun cetak sawah,” jelasnya.
Mentan berharap upaya ini dapat menarik 50 ribu anak muda Indonesia untuk terjun langsung ke sektor pertanian dan memperoleh penghasilan bulanan sebesar Rp 10 juta per orang. Dengan demikian, ia optimistis revolusi pertanian dapat dilakukan dengan cepat di seluruh daerah.
Pemerintah juga telah membentuk klaster pertanian modern dan program cetak sawah 2025 di berbagai tempat. Seperti di Provinsi Kalimantan Tengah, Selatan, Timur, Barat, Sumatera Selatan, Sulawesi, dan Merauke Papua Selatan.
“Semua akan kita gerakkan agar pertanian Indonesia semakin berkembang pesat menuju lumbung pangan dunia,” tutupnya.

Sementara, Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan, ini berkah bagi masyarakat Sulsel, khususnya masyarakat Kabupaten Gowa.