Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Pintarnya Nenek Moyang, Lebih 80 Spesies Flora dan Fauna Terungkap dari Relief Candi Borobudur
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Pintarnya Nenek Moyang, Lebih 80 Spesies Flora dan Fauna Terungkap dari Relief Candi Borobudur
HeadlineNusantara

Pintarnya Nenek Moyang, Lebih 80 Spesies Flora dan Fauna Terungkap dari Relief Candi Borobudur

Iqbal
Iqbal Published 28 Oct 2024, 19:45
Share
7 Min Read
Salah satu publikasi terbaru, Queering Tropical Heritage: Flora and Fauna Reliefs in Karmawibhangga Borobudur Temple, Indonesia, merupakan sebuah penemuan baru cara pandang kesetaraan antara Antara Anthropocentris, flora, fauna dan benda-benda post human lainnya
Salah satu publikasi terbaru, Queering Tropical Heritage: Flora and Fauna Reliefs in Karmawibhangga Borobudur Temple, Indonesia, merupakan sebuah penemuan baru cara pandang kesetaraan antara Antara Anthropocentris, flora, fauna dan benda-benda post human lainnya. Foto: BRIN
SHARE

IPOL.ID – Candi Borobudur merupakan obyek penting dalam berbagai disiplin ilmu, termasuk kajian keanekaragaman hayati. Candi ini memiliki lebih dari 1.460 relief yang menceritakan banyak hal, seperti Karmawibhangga dan Lalitavistara.

Terkait flora dan fauna, lebih dari 80 spesies tumbuhan dan fauna telah teridentifikasi dari kedua narasi cerita tersebut dengan makna kemunculan yang belum banyak diketahui dalam cerita tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi (PRBE), Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan (ORHL), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Nurkanto, saat membuka webinar “Session of Sharing” ke-55 dengan topik “Panel Rahasia: QUEER! Narasi Panel Cerita Flora Fauna dan ‘Post Human’ Karmawibhangga Borobudur”, mengutip Senin (28/10/2024).

“Pertanyaan yang muncul adalah apakah relief-relief tersebut hanya dekoratif atau memiliki makna simbolis. Ini menjadi topik penting yang belum sepenuhnya terpecahkan sejak penelitian dimulai pada tahun 1920,” terang Arif.

Baca Juga

fadli zon borobudur
Menbud: Candi Borobudur Simbol Toleransi Umat Beragama
Terungkap, Ditemukan Lebih 80 Spesies Flora dan Fauna di Relief Borobudur
Menparekraf Tinjau Lokasi Pengembangan Atraksi Wisata di DPSP Candi Borobudur
123456Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: candi borobudur, flora dan fauna, ilmu pengetahuan, nenek moyang
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, saat mencanangkan gerakan Bangga, Mahir, dan Maju dengan Bahasa Indonesia. Foto: Kemendikdasmen Peringati Hari Sumpah Pemuda, Abdul Mu’ti Canangkan Gerakan Bangga Mahir dan Maju dengan Bahasa Indonesia
Next Article Sebagai bagian dari umbrella brand Leap Telkom Digital, aplikasi omnichannel OCA Indonesia menawarkan solusi digital yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Yamaha STSJ dan meningkatkan kredibilitas komunikasi perusahaan, sehingga memungkinkan mereka mengatasi berbagai tantangan komunikasi dan promosi di era digital guna meningkatkan layanan kepada pelanggan. Foto: Telkom Indonesia OCA Indonesia Permudah Promosi dan Komunikasi Digital Yamaha STSJ dengan Solusi Omnichannel

TERPOPULER

TERPOPULER
Kuasa hukum perwakilan umat Buddha, Raka Dwi Permana bersama Ketua Vihara Catur Arya Satyani, Pemangkat, Pang Dewo, perwakilan umat Buddha Vihara Catur Arya Satyani dan Kuasa hukum Yayasan Catur Arya Satyani, Titin, saat melakukan audiensi dengan Kapoksi Komisi III DPR RI fraksi PKB, Gus Abduh dan jajaran, Jumat (22/5/2026). Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id
Hukum

Aset Vihara dan Yayasan di Pemangkat Diduga Dirampas, Umat Buddha Langsung Mengadu ke Komisi III DPR

Jakarta Raya
Masyarakat Resah Jakarta Barat Dijuluki Gotham City, Kenneth DPRD DKI: Saya Bakal Jadi Batman
23 May 2026, 12:31
Ekonomi
Berantas Praktik Penyimpangan Tata Niaga Ekspor SDA, Pemerintah Bentuk BUMN Khusus
23 May 2026, 15:26
Gaya hidup
Berawal dari Hobi Koleksi Ribuan Mainan Action Figure dan Mobil-mobilan Berujung Jadi Cuan
23 May 2026, 19:07
Jakarta Raya
Pergeseran Anggaran di Dinas LH, Pantas Nainggolan Ingatkan Soal Kasus Nadiem Makarim
23 May 2026, 14:03
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?