“Setelah menerima laporan warga, piket fungsi Polsek Pulogadung melakukan olah TKP bersama dengan Inafis Polres Jakarta Timur dan piket fungsi Polres Jakarta Timur,” kata Kapolsek Pulogadung.
Tetapi jajaran Unit Reskrim Polsek Pulogadung belum dapat memastikan identitas kerangka manusia, atau pun waktu korban tewas hingga ditemukan sudah menjadi kerangka di dalam bangunan itu.
Guna keperluan identifikasi dan penyelidikan, kerangka manusia sudah dibawa ke Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
“(Saat ini) masih dalam proses penyelidikan dan identifikasi terhadap kerangka atau tengkorak manusia tersebut,” ujarnya.
Suroto menegaskan, berdasar keterangan pemilik, bangunan tempat kerangka ditemukan itu sudah lama kosong dan terbengkalai sehingga warga tidak dapat memastikan identitas korban. Kini masih dalam penyelidikan petugas.
“Masih dalam penyelidikan petugas kami,” tukas Kapolsek.
Sementara, salah satu pekerja proyek LRT yakni Ades, 22, membenarkan adanya kejadian penemuan kerangka diduga manusia itu. Dia mengatakan, saat itu dirinya hanya melihat dari kejauhan dan mengetahui ada penemuan kerangka di sebuah bangunan yang sedang direnovasi itu.
