IPOL.ID- Kepala seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi menerangkan, terkait kejadian viral cek cok antara anggota Polri dan pedagang Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur tersebut, dia membenarkan dan telah melihat di media sosial (medsos).
“Tentunya Polres Metro Jakarta Timur akan menelusuri kebenaran itu dan apakah memang kejadian itu seperti yang memang terjadi seperti yang tersampaikan di media sosial tersebut,” kata AKP Budi kepada awak media, Jumat (3/7/2026).
Artinya kedua belah pihak akan dipanggil? AKP Budi menegaskan, tentu kedua belah pihak akan dipanggil.
“Anggota polisi yang bertugas dan pedagang yang ada di lokasi akan kami panggil kami mintai keterangan seperti apa kejadian yang terjadi, seperti itu,” terangnya.
Dijelaskannya, anggota tersebut adalah perwira polisi dan memang bertugas di lokasi (Pasar Induk Kramat Jati-red) tersebut. Terkait apakah ada intimidasi, kepolisian Polres Metro Jakarta Timur akan melihat dan melakukan proses lebih lanjut.
“Menurut informasi pemanggilan sudah dilakukan pada Kamis (2/7) kemarin. Dan apakah ada intimidasi semua akan dilihat seperti apa? Kedua pihak kami mintakan keterangan, apabila ada perkembangan informasi lebih lanjut akan kami sampaikan kepada masyarakat,” ujar Budi.

