Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Proyek Strategis Nasional Food Estate di Papua, Ancam Harta Karun Konservasi Alam
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nusantara > Proyek Strategis Nasional Food Estate di Papua, Ancam Harta Karun Konservasi Alam
Nusantara

Proyek Strategis Nasional Food Estate di Papua, Ancam Harta Karun Konservasi Alam

Timur
Timur Published 03 Oct 2024, 13:10
Share
9 Min Read
Presiden Jokowi didampingi Ibu Iriana Joko Widodo berkunjung ke Desa Telaga Sari, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Selasa (23/07/2024). Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr
Presiden Jokowi didampingi Ibu Iriana Joko Widodo berkunjung ke Desa Telaga Sari, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Selasa (23/07/2024). Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr
SHARE

WWF Indonesia membantu memastikan pembangunan kawasan TransFly menghormati “nilai-nilai ekologi dan budaya yang kaya,” kata Sulistiowati, melalui rekomendasi-rekomendasi sebelumnya untuk perlindungan hutan dengan nilai konservasi tinggi, situs warisan budaya, dan wilayah-wilayah yang penting bagi masyarakat adat.

Aspek yang kurang dikenal dari pentingnya TransFly adalah bahwa tempat ini merupakan salah satu dari sedikit persinggahan di lahan basah bagi burung-burung migran yang melakukan perjalanan epik di sepanjang “jalur terbang” Asia berusia ribuan tahun yang membentang dari Alaska hingga Selandia Baru.

“Ada berapa pun lahan basah dan habitat yang digunakan oleh burung-burung ini harus dilestarikan,” kata Wikramanayake. “Mungkin ada semacam titik kritis yang menyebabkan jalur terbang tersebut akan hancur.” (tim / benarnews)

Previous Page12345678
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: 2 juta hektare sawah, konservasi, LSM Pusaka, Merauke, pangan, PSN food estate
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Penemuan tanaman ganja di lereng Gunung Semeru. Foto: Ist Polisi Kembali Temukan 1.500 Lebih Tanaman Ganja di Lereng Semeru
Next Article Debt collector yang ditangkap. Foto: Ist Setahun Buron, Bos Debt Collector Semarang yang Sempat Viral Ditangkap di Jambi

TERPOPULER

TERPOPULER
SPBU
Headline

Pertalite untuk Mobil di Atas 1.400 CC Bakal Dibatasi? Ini Penjelasan Pertamina

News
Ribuan Pengemudi Ojol Gelar Aksi Massa di Jakarta, Polisi Siagakan 3.067 Personel
21 May 2026, 14:49
Jakarta Raya
Demo Ojol dan Mahasiswa di Jakarta, 3.067 Polisi Disiagakan
21 May 2026, 11:45
Politik
Legislator Gerindra Kritik Keras Kasudin di DKI Lantaran Cuek Diajak Sosper dan Reses
21 May 2026, 11:59
HeadlineOlahraga
Rakernas KONI 2026, Fokus Persiapan PON dan Penyempurnaan AD/ART
21 May 2026, 14:09
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?