“Untuk itu, kita perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas kita dan melahirkan inovasi baru,” kata Menparekraf Sandiaga.
Program Bimtek Go Digital yang diikuti oleh 100 peserta itu merupakan bagian dari komitmen Kemenparekraf untuk mendukung pengembangan SDM dengan program upskilling, reskilling, dan entrepreneurship di sektor parekraf.
Hal tersebut juga sejalan dengan kajian transformasi UMKM di ASEAN mengenai tren bisnis di Indonesia dalam menghadapi masa depan dengan mengubah tantangan menjadi peluang, utamanya melalui transformasi digital.
“Semoga kita semua bisa menjadi bagian dari penggerak ekonomi Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Sandiaga.
Adapun narasumber yang hadir dalam Bimtek Go Digital seperti Chief Investment Officer INFIA CORP, Muhammad Noviar Rahman dan Digital Marketing Specialist, Zata Ligouw. Hadir mendampingi Menparekraf, Direktur Pengembangan SDM Parekraf Kemenparekraf/Baparekraf, Fahmi Akmal. (wilson)
