Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Mobil Tabrak Kerumunan Orang Sedang Olahraga di China, 35 Tewas
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Mobil Tabrak Kerumunan Orang Sedang Olahraga di China, 35 Tewas
Headline

Mobil Tabrak Kerumunan Orang Sedang Olahraga di China, 35 Tewas

Farih
Farih Published 13 Nov 2024, 13:52
Share
3 Min Read
Korban tergeletak usai insiden mobil menabrak kerumunan orang yang sedang berolahraga di Zhuhai, China. Foto: Tangkapan layar video X
Korban tergeletak usai insiden mobil menabrak kerumunan orang yang sedang berolahraga di Zhuhai, China. Foto: Tangkapan layar video X
SHARE

IPOL.ID – Insiden mengerikan terjadi di kota Zhuhai, China selatan, di mana seorang pengemudi menabrakkan mobilnya ke kerumunan orang yang sedang berolahraga. Akibatnya, 35 orang dilaporkan tewas dan melukai 43 lainnya.

Dilansir Reuters Rabu (13/11), pihak kepolisian menyebut insiden tersebut, terjadi pada Senin (11/11) malam.

Pihak berwenang membutuhkan waktu hampir 24 jam untuk secara resmi mengungkapkan insiden tersebut.

Rekaman gambar dan video yang beredar di media sosial menunjukkan puluhan korban terkapar dan sebuah mobil yang melarikan diri dari lokasi kejadian.

Namun, unggahan-unggahan tersebut segera disensor oleh otoritas China, termasuk komentar yang mengecam keterlambatan laporan resmi. Situs Weibo bahkan menyensor tagar yang menyebutkan jumlah korban tewas.

Polisi mengatakan bahwa tersangka dalam insiden ini diidentifikasi sebagi seorang pria berusia 62 tahun dengan nama keluarga Fan.

Fan telah ditangkap dan dirawat di rumah sakit karena luka-luka yang diyakini disebabkan oleh dirinya sendiri dengan pisau di bagian leher dan bagian tubuh lainnya.

Menurut laporan kepolisian, Fan disebut merasa kesal dengan pembagian aset dalam proses perceraiannya.

Ratusan petugas penyelamat dari kota Zhuhai dan provinsi Guangdong dikerahkan untuk memberikan perawatan darurat, dan lebih dari 300 petugas kesehatan dari lima rumah sakit bekerja sepanjang waktu untuk menyelamatkan nyawa, demikian dilaporkan media pemerintah Beijing Daily.

Serangan tersebut terjadi ketika Zhuhai menarik perhatian dengan pameran udara tahunan terbesar, di mana jet tempur siluman terbaru dipamerkan untuk pertama kalinya.

“Saya sedang mengemudi di dekat sini tadi malam dan mendengar sirene di mana-mana, saya pikir itu untuk pertunjukan udara, tetapi kemudian saya tidak pernah mendengar sirene sekeras itu sebelumnya,” kata seorang sopir taksi bermarga Guo.

“Kemudian penumpang mengatakan bahwa telah terjadi tabrak lari, saya tidak menyadari bahwa itu sangat buruk.”

Seorang pengguna Weibo menulis: “Bahkan di dunia yang sangat terhubung seperti sekarang ini, butuh waktu lebih dari 24 jam untuk mengetahui kejadian ini.”

Presiden Xi Jinping, yang dikutip oleh televisi pemerintah China, CCTV, memerintahkan untuk merawat para korban dan menuntut hukuman berat bagi pelaku.

Pemerintah pusat telah mengirimkan sebuah tim untuk memberikan panduan dalam penanganan kasus ini.

Kejahatan dengan kekerasan jarang terjadi di China karena keamanan yang ketat dan undang-undang senjata yang ketat. Namun, meningkatnya laporan serangan pisau di kota-kota besar telah menarik perhatian publik terhadap keamanan di ruang publik.

Serangan paling mematikan yang berhasil diidentifikasi oleh Reuters dalam beberapa tahun terakhir di China terjadi di Urumqi, di wilayah Xinjiang barat China, pada tahun 2014, di mana pelaku bom bunuh diri menewaskan 39 orang dan empat dari lima pelaku juga tewas. (far)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: china, tabrak lari, Zhuhai
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Suasana Rapat Paripurna DPR dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Foto: Paripurna DPR Sepakati RUU DKJ Jadi Usul Inisiatif
Next Article OCA Indonesia, produk digital unggulan dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), hadir membawa berbagai inovasi penting bagi efektivitas komunikasi bisnis. OCA menawarkan platform omnichannel yang mengintegrasikan berbagai saluran komunikasi dalam satu platform terpadu, menyederhanakan pengelolaan komunikasi bisnis dengan fokus pada efisiensi dan pengalaman pelanggan yang konsisten. Foto: Telkom Indonesia OCA Permudah Pelaku Bisnis Kelola Semua Saluran Komunikasi dalam Satu Platform

TERPOPULER

TERPOPULER
Mantan Bupati Kukar, Rita Widyasari. Foto: Net
HeadlineHukum

Harta LHKPN Menggelembung, Eks Bupati Kukar Ini Curhat Merasa Dimanipulasi KPK

Headline
Update Harga BBM, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
10 Jun 2026, 09:11
Gaya hidup
Tiga Tahun Beruntun Berprestasi di Kancah Global, Holiday Inn & Suites Jakarta Gajah Mada Raih Best Suite Hotel in Asia
10 Jun 2026, 13:16
Ekonomi
APDESI Merah Putih Dorong Desa Jadi Lokomotif Ekonomi dan Ketahanan Pangan Nasional
10 Jun 2026, 16:55
Ekonomi
Dorong Kesejahteraan Keluarga, OJK dan Tim Penggerak PKK Kolaborasi Perluat Literasi Keuangan Perempuan
10 Jun 2026, 10:45
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?