“Kami berharap semua pihak mendukung pelestarian tradisi itu sebagai bagian dari upaya menjaga kearifan lokal masyarakat Tengger,” katanya.
Tradisi Wulan Kapitu adalah salah satu warisan budaya yang tidak hanya melestarikan adat, tetapi juga menjadi cerminan harmoni antara manusia dan alam.
Wisatawan diharapkan memahami dan menghormati tradisi itu karena menjadi wujud apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia. (*)
