Menurutnya, meski pengerukan masih berjalan tapi hasilnya sudah dapat dirasakan warga RW 11 Kelurahan Kramat Jati, karena saat hujan deras sudah tidak terjadi genangan di lokasi.
“Apalagi di Kelurahan Dukuh sedang dibangun embung, sehingga dapat menekan debit air. Saat di tempat lain timbul genangan, di Kramat Jati tidak ada genangan seperti sebelumnya,” tandasnya.
Hingga kini proses pengerukan aliran Kali Cipinang sudah mencapai tahap 90 persen, dan rencananya akan terus berlanjut hingga Tahun 2025 mendatang, karena tingginya sedimentasi lumpur dan sampah. (Joesvicar Iqbal)

