PR JTT pula melakukan normalisasi dan pembersihan saluran untuk mengatasi sedimentasi dan genangan air serta penyediaan tanggul penahan banjir serta personel siaga untuk keadaan darurat.
Peningkatan Fasilitas di Rest Area
Sebanyak 40 rest area yang dikelola PT JTT sepanjang tol Trans Jawa juga disiapkan untuk menghadapi lonjakan pengguna jalan.
Layanan tambahan di rest area meliputi Posko kesehatan di setiap lokasi, penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 35 rest area, penjaminan ketersediaan air bersih, pengaturan buka/tutup rest area secara situasional untuk menghindari kepadatan dan penambahan rambu serta fasilitas pendukung lainnya.
Untuk mendukung kelancaran operasional, PT JTT mengoptimalkan pemanfaatan Intelligent Transport System (ITS) dan pengoperasian Lane Control Signal guna mendukung rekayasa lalu lintas atas diskresi kepolisian.
Vice President Corporate Secretary and Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menekankan pentingnya koordinasi dengan berbagai pihak, terutama saat puncak arus mudik dan balik. “Kami terus berkomunikasi dengan pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan pengguna jalan tol,” ujarnya.
