Jenazah korban memang sudah dimakamkan pada Rabu (4/12/2024) lalu, namun sebelum pemakaman jasad AG sempat dilakukan autopsi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.
Lebih lanjut, mengenai kabar mencuatnya kasus hingga heboh di sosial media bahwa korban mengalami kekerasan seksual, Armunanto menambahkan, belum dapat memastikan karena masih menunggu hasil pemeriksaan forensik.
“Kami belum tahu. (Masih) menunggu hasil autopsi dulu, nanti menunggu hasil autopsi,” tukasnya.
Sementara, RS Polri Kramat Jati menyatakan dari hasil pemeriksaan mendapati adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada jenazah AG, namun untuk penyebab tewasnya (korban) belum dapat dipastikan.
Sementara itu, Kabid Yandokpol RS Polri Kramat Jati, Kombes Hery Wijatmoko menambahkan, sudah menyerahkan hasil pemeriksaan sementara kepada penyelidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur.
“Hasil sementara sudah disampaikan ke Polres Timur. Nanti biar yang menjelaskan Kasat Serse (yang menjelaskan),” tutup Hery. (Joesvicar Iqbal)
