“Malam itu juga kita pertemukan di Polsek kita mediasi, pihak korban sudah menerima dan keluarga pelaku bersama perangkat desa sudah meminta maaf. Jadi sudah selesai,” ungkapnya.
Pelaku mengatakan aksi pencurian itu pertama kali dilakukan. Menurutnya pelaku mengalami gangguan kejiwaan.
“Jadi pelaku ini lama bercerai dengan istrinya terus lama tidak dapat jodoh lagi. Ya sedikit ada depresi gitu,” paparnya.
Adapun kronologi awal, pelaku mencuri tiga celana dalam anak perempuan Ibu Sarti. Korban mengaku sempat kaget melihat aksi Agus mengambil celana dalam putrinya yang dijemur di depan rumah.
“Awalnya anak saya bikin susu mendengar suara kresek kresek pas waktu dilihat ternyata ada orang sedang mengambil pakaian dalam dan spontan langsung teriak maling-maling,” ucapnya.
Selain itu saat diteriaki maling, pelaku sempat berhasil kabur dengan membawa pakaian dalam yang diambil.
“Pelaku sempat lari dari kejaran warga. Namun pelaku berhasil ditangkap warga beserta barang bukti celana dalam, dia melakukan aksinya sendirian,” tegasnya.(Vinolla)
