“Itu benar, terjadi di wisata alam Bedengan. Saat kami datang ke lokasi, tidak menemukan yang bersangkutan,” kata Edi, pada Kamis (19/12/2024).
Edi menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Muspika Dau untuk mencegah kejadian serupa. Langkah pencegahan akan dilakukan melalui sosialisasi langsung kepada pengunjung.
“Kami akan rakor bersama Muspika untuk mengambil langkah-langkah pencegahan. Imbauan akan lebih dimaksimalkan dalam bentuk sosialisasi secara langsung,” tuturnya.
Akibat kejadian tersebut, pihak kepolisian juga akan meningkatkan patroli di kawasan itu. Sosialisasi terkait kerawanan bencana juga akan dilakukan, mengingat saat ini memasuki musim hujan.(Vinolla)
