Ketua Umum APRI, Madari, menyampaikan rasa syukur atas digelarnya kegiatan ini. Ia berharap, pelatihan serupa dapat menjangkau seluruh penghulu di Indonesia, termasuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) penghulu. “Kami memiliki tanggung jawab untuk membimbing umat melalui keluarga. Dengan kerja sama ini, harapan membentuk keluarga yang lebih baik menjadi lebih nyata,” ujar Madari.
Di akhir acara, APRI diwakili Yenson dan Madari, mengajukan Ary Ginanjar sebagai anggota kehormatan APRI. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam pengembangan kemampuan penghulu di Indonesia.
Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan perubahan besar dalam menurunkan angka perceraian dan menciptakan keluarga yang lebih harmonis, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. (ahmad)
