Tim personel gabungan terdiri dari BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Bondowoso, unsur TNI Polri setempat, Pemerintah Daerah, PSDA BBWS Brantas hingga relawan bekerja sama melaksanakan penanganan darurat hingga malam hari.
Personel gabungan mengevakuasi warga terdampak ke lokasi yang lebih aman serta mendistribusikan logistik kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
Situasi terkini pada Jumat (10/1) siang tadi, air yang menggenangi rumah warga juga dilaporkan sudah mulai surut. Material kayu yang menyumbat jembatan desa telah dibersihkan oleh tim gabungan.
Rencananya, tim penanggulangan bencana setempat beserta warga akan melaksanakan kerja bakti bersama kembali esok hari untuk membersihkan sisa material yang masih menumpuk.
Untuk saat ini, tim menghadapi kendala di lapangan berupa lokasi yang sulit dijangkau kendaraan roda empat, jaringan komunikasi yang terbatas, dan ukuran material akibat banjir cukup besar.
“BNPB imbau masyarakat setempat dan para personil yang bertugas untuk selalu waspada terhadap potensi risiko banjir bandang susulan mengingat cuaca di wilayah lereng Gunung Argopuro masih berpotensi turun hujan. Jika hujan deras lebih dari satu jam, warga diimbau untuk melakukan evakuasi mandiri ke tempat lebih aman,” tutup Abdul Muhari. (Joesvicar Iqbal)

