Aktivitas yang dilakukan pada pos komando ini, antara lain, sebagai tempat memikirkan strategi dan mengevaluasinya setiap hari.
“Setiap hari akan dilakukan pelaporan, evaluasi dan tindak lanjut di lapangan. Setiap sektor dan bidang dari posko ini akan bergerak secara cepat dan tepat,” terang Raditya.
“Paling penting dalam kondisi kebencanaan ini kita memastikan masyarakat dalam kondisi aman,” tambahnya.
Dari data yang dikeluarkan Pos Pengamatan Gunung Api Ibu, mulai pukul 00.00 WIT sampai 18.00 WIT telah berlangsung 54 kali letusan dengan tinggi kolom letusan bervariasi dari 400 hingga 1.500 meter.
“Pemerintah terus mengimbau masyarakat untuk tetap menjauhi radius 5 km dan perluasan sektoral berjarak 6 km ke arah bukaan kawah aktif Gunung Ibu dan mematuhi petunjuk dari petugas yang berwenang,” pungkasnya. (Joesvicar Iqbal)
