Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Dedi Mulyadi Ancam Hentikan Bantuan Sekolah Swasta Jika Masih Tahan Ijazah
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nusantara > Dedi Mulyadi Ancam Hentikan Bantuan Sekolah Swasta Jika Masih Tahan Ijazah
Nusantara

Dedi Mulyadi Ancam Hentikan Bantuan Sekolah Swasta Jika Masih Tahan Ijazah

Farih
Farih Published 03 Feb 2025, 17:03
Share
2 Min Read
Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi. Foto: Tangkapan layar Instagram @dedymulyadi71
Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi. Foto: Tangkapan layar Instagram @dedymulyadi71
SHARE

IPOL.ID – Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi mengancam akan menghentikan bantuan untuk sekolah swasta jika ijazah ratusan ribu siswa yang tertahan tidak segera dikembalikan.

Saat ini di Jawa Barat tercatat sekitar 320.000 siswa tidak bisa mengambil ijazah mereka karena masih memiliki tunggakan biaya kepada sekolah.

Menurut Dedi, penahanan ijazah ini dilakukan oleh sekolah swasta karena adanya tunggakan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP). Bahkan, beberapa ijazah telah ditahan hingga tujuh tahun lamanya.

“Jika dirata-rata setiap siswa memiliki tunggakan SPP sebesar dua juta rupiah, maka total akumulasi tunggakan ini mencapai Rp640 miliar,” jelas Dedi, dikutip Senin (3/1/2025).

Dedi menyayangkan tindakan sekolah swasta yang menahan ijazah siswa. Ia mengingatkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat telah mengalokasikan bantuan hingga Rp600 miliar setiap tahunnya untuk sekolah swasta.

Karena itu, ia mempertanyakan pengelolaan dana tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi sekolah untuk menahan ijazah siswa yang memiliki tunggakan SPP.

“Saya heran, bantuan dari Pemprov Jabar untuk SMA swasta itu Rp600 miliar per tahun, tetapi masih ada ijazah yang ditahan. Jadi bantuan itu dipakai untuk apa?,” ungkapnya.

Sebagai langkah tegas, Dedi mengancam akan menghentikan bantuan bagi sekolah swasta yang tetap menahan ijazah siswa. Ia menilai dana tersebut lebih baik dialihkan menjadi beasiswa bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.

Selain itu, Dedi juga berencana melakukan audit terhadap dana bantuan Pemprov Jabar agar penggunaannya lebih transparan dan tidak disalahgunakan.

“Kami akan membuat perjanjian dengan sekolah swasta. Jika masih ada ijazah yang ditahan, bantuan Rp600 miliar per tahun akan dihentikan dan dialihkan menjadi beasiswa,” tegasnya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Jawa Barat meminta sekolah-sekolah menyerahkan ijazah kepada lulusannya di jenjang SMA, SMK, dan SLB hingga Senin (3/2/2025).

Pelaksana harian (Plh) Kepala Disdik Jabar Deden Saepul Hidayat menyebut surat edaran tersebut dikeluarkan pada 23 Januari 2025 dalam rangka pemenuhan hak peserta didik yang telah menyelesaikan proses pembelajaran.

Dengan adanya langkah tegas dari Dedi, diharapkan sekolah-sekolah swasta di Jawa Barat segera mengembalikan ijazah para siswa sehingga mereka dapat melanjutkan pendidikan atau mencari pekerjaan tanpa hambatan administratif yang belum selesai.(Vinolla)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: bantuan sekolah swasta, Dedi Mulyadi, Jabar, sekolah di jawa barat, sekolah swasta
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Bandar narkoba, Endar Muda Siregar yang mengaku menyetor uang ke beberapa oknum anggota Polres Labuhan Batu. Foto: Tangkapan layar Instagram @lbj_jakarta Viral Pengakuan Bandar Narkoba Setor Rp160 Juta ke Polisi Polres Labuhanbatu
Next Article Pegiat kuda yang juga model cantik, Nabila Syakieb (tengah) didampingi Co-Founder SARGA.CO, Aseanto Oudang (kiri) dan VP Marketing & Operation SARGA.CO, Kevin Jonathan (kanan) dalam peluncuran kalender event The Race of Rising Stars di Plaza Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Minggu (2/2/2025). Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id Cerita Model Cantik Nabila Syakieb Tergila-gila Olahraga Berkuda

TERPOPULER

TERPOPULER
Ilustrasi Tanda Zodiak. Foto: Istock @bymuratdeniz
Gaya hidup

12 Ramalan Zodiak Hari Ini, Sabtu 9 Mei 2026: Cinta, Karier, dan Keuangan

nofollow
Viral Video Remaja Diduga Mesum di Taman Balai Kota Panggul Trenggalek
09 May 2026, 16:33
Hukum
Pengusaha Heri Black Absen dari Panggilan KPK
09 May 2026, 10:18
Ekonomi
Tampil di FHA 2026, Dukungan BRI Bantu UMKM Asal Papua “Japamo” Tarik Minat Buyer Internasional
09 May 2026, 11:28
Nasional
Jejak Bakti untuk Negeri, 8 Insan PLN Terima Tanda Kehormatan dari Presiden RI
09 May 2026, 12:32
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?