IPOL.ID – Jelang hari pertama bulan Ramadan 1446 Hijriyah. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung diminta agar menjaga stabilitas harga pangan di pasar-pasar Jakarta.
Disamping, para pedagang agar mematuhi ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan pemerintah.
“Harus ada operasi pasar di 240 titik. Menjaga kestabilan harga dengan pangan murah, baik dari Food Station maupun Pasar Jaya dan Dharma Jaya,” ujar Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, Jumat (28/3/2025).
Menurutnya, dengan adanya langkah-langkah tersebut, hal itu akan berdampak tidak ada kekhawatiran di tengah masyarakat menjalankan ibadah Ramadhan.
“Pemprov DKI harus secara gencar melakukan operasi pasar jelang Ramadan. Hal itu untuk memastikan kelancaran distribusi bahan pangan dengan harga terjangkau,” pintanya.
Lebih lanjut, Nova Paloh menyebutkan, PT. Food Station Tjipinang, Perumda Dharma Jaya, dan Perumda Pasar Jaya, memastikan pasokan pangan menjelang Ramadan di Jakarta dalam kondisi aman.
Terutama, terkait beras dan daging sapi. Kedua komoditas tersebut mengalami kenaikan kebutuhan pada saat Ramadan dan Idul Fitri.
“Terkait beras dan daging serta kebutuhan-kebutuhan yang dibutuhkan masyarakat sudah ada stok yang mumpuni,” ujarnya. (sofian)
Jelang Hari Pertama Puasa, Pramono Diminta Jaga Stabilitas Harga Pangan di Jakarta
