Hal serupa juga dikatakan oleh pemain Jakarta Electric PLN Ersandrina Devega, ia optimis timnya akan tampil konsisten agar bisa meraih kemenangan di sisa pertandingan PLN Mobile Proliga 2025.
“Masih ada dua kota lagi untuk babak reguler. Kami akan terus fokus agar bisa tampil maksimal di setiap pertandingan dan berlaga di final four,” tutur Ersandrina.
Intensitas pertandingan sudah terlihat sejak set pertama. Jual beli serangan terus diluncurkan, pemain asing dari kedua tim menjadi kunci dalam melakukan serangan. Sempat memimpin 16 – 14, Jakarta Electric PLN harus mengakui keunggulan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia pada set pertama dengan skor 21 – 25.
Memasuki set kedua, Ersandrina Devega dan tim bermain sangat trengginas. Beberapa blok dari Sri Wahyuni berhasil mematahkan serangan dari Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia yang semakin kewalahan membuat Jakarta Electric PLN menutup set dengan skor 26 -24.
Pada set ketiga, pertandingan kembali berjalan ketat. Hingga technical time out pertama, Jakarta Electric PLN unggul 8-6. Beberapa kali terjadi rally panjang dengan intensitas tinggi, namun Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia berhasil mencuri point pada set ketiga dengan skor 21 – 25.
