IPOL.ID- Indonesia resmi mengekspor produk olahan tanaman herbal kratom secara perdana ke Eropa dan Amerika Serikat (AS). Pelepasan ekspor senilai US$1,053 juta atau setara Rp17,4 miliar (kurs Rp16.570/US$) dilakukan langsung oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso di Kawasan Industri Terpadu Indonesia China, Cikarang, Jawa Barat, pada Jumat (28/2/2025).
“Hari ini kita melakukan pelepasan ekspor kratom sebanyak 351 ton ya, atau 13 kontainer dengan nilai US$1.053.000,” kata Budi saat Pelepasan Ekspor Kratom di PT Oneject Indonesia, Cikarang Pusat, pada Jumat (28/2/2025).
Menurut Budi, produk hilirisasi kratom tersebut akan diekspor ke Eropa dan Amerika, dan nantinya akan menjadi bahan baku produk kesehatan maupun minuman. Proses hilirisasi tanaman kratom ini diakuinya berhasil menaikkan harga jual, yakni semula di kisaran US$2/kg atau Rp30.000/kg, naik menjadi US$3/kg sampai US$5/kg atau mencapai Rp80.000/kg.
Kratom dalam bentuk serbuk ini, menurut Budi, merupakan hasil fasilitasi iradiasi elektron beam dari PT Oneject Indonesia, yang tujuannya untuk menjaga kualitas dan menghindari kontaminasi patogen pada tanaman lain.