“Tim Pencarian dan Penyelamatan Nome dikerahkan dengan bantuan Garda Nasional Udara Alaska untuk upaya evakuasi,” tulis sebuah unggahan.
“Dari laporan yang kami terima, kecelakaan ini tidak menyisakan korban selamat. Doa kami bersama keluarga para korban”.
Pesawat pribadi yang membawa sembilan penumpang dan satu pilot dilaporkan terlambat tiba pada Kamis (6/2) dalam penerbangan dari Unalakleet ke Nome, kata polisi negara bagian Alaska.
Kedua kota itu berjarak sekitar 241 kilometer di seberang Norton Sound, di pantai barat negara bagian tersebut.
Informasi yang dihimpun, posisi terakhir pesawat tercatat berada di atas laut sekitar 40 menit setelah lepas landas.
Kecelakaan tersebut menjadi insiden terbaru dalam deretan tragedi penerbangan yang mengguncang Amerika Serikat.
Sebelumnya, pada 30 Januari, sebuah jet penumpang bertabrakan di udara dengan helikopter Angkatan Darat Amerika di Washington, merenggut nyawa 67 orang yang berada pada kedua pesawat tersebut.
Tragedi itu diikuti oleh jatuhnya sebuah pesawat medis di tengah keramaian Philadelphia, yang juga merenggut tujuh nyawa dan melukai 19 orang. (Joesvicar Iqbal)

