Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Rumuskan Solusi Jangka Panjang Atasi Banjir Kalbar
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nusantara > Rumuskan Solusi Jangka Panjang Atasi Banjir Kalbar
Nusantara

Rumuskan Solusi Jangka Panjang Atasi Banjir Kalbar

Farih
Farih Published 01 Feb 2025, 19:14
Share
4 Min Read
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto dan jajaran bersama Pemda setempat saat meninjau lokasi terdampak banjir di Desa Kuala Mandor A, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Jumat (31/1/2025). Foto: BNPB
Kepala BNPB Suharyanto dan jajaran bersama Pemda setempat saat meninjau lokasi terdampak banjir di Desa Kuala Mandor A, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Jumat (31/1/2025). Foto: BNPB
SHARE

IPOL.ID – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto bakal merumuskan solusi mengatasi banjir yang awet di Kalimantan Barat (Kalbar).

Berdasarkan laporan diterima BNPB, Desa Kuala Mandor A dan 11 desa lainnya terdampak banjir sejak Sabtu (25/1/2025) hingga Sabtu (1/2). Ketika Kepala BNPB meninjau lokasi banjir di Desa Kuala Mandor A, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Jumat (31/1/2025), banjir belum juga surut.

Ketinggian air masih setara lutut orang dewasa. Kejadian yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi itu mengakibatkan 37.859 jiwa terdampak. Sebanyak 37 orang mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman.

Kepada warga terdampak banjir yang ditemui di rumahnya, Suharyanto menyampaikan ucapan simpati dari Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, sekaligus menjelaskan kepada warga terkait puncak musim hujan di wilayah Kalimantan Barat. Serta upaya yang dilakukan pemerintah untuk menanggulangi risiko bencananya.

“Bapak Presiden dan Wakil Presiden turut berbela sungkawa atas bencana banjir yang menimpa Kabupaten Kubu Raya itu,” kata Suharyanto kepada warga terdampak.

“Kemarin kita laksanakan operasi modifikasi cuaca untuk mengurangi intensitas hujan supaya tidak terlalu tinggi di wilayah Kubu Raya,” tambahnya.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), puncak musim hujan di Kalimantan Barat sudah lewat.

“Harapannya, genangan air ini bisa cepat surut”.

Kepala BNPB juga menyaksikan dari dekat persoalan yang menjadi penyebab kerapnya banjir merendam wilayah Kubu Raya. Dia mencatat beberapa hal perlu diperhatikan, antara lain, lokasi geografis dekat Sungai Kapuas, air laut pasang, serta letak posisinya daerah terdampak serupa cekungan dan lebih rendah dari wilayah di sekitarnya. Tipe tanah di wilayah itu merupakan tanah gambut.

Suharyanto menambahkan, dia akan menurunkan tim guna melakukan kajian secara lengkap untuk komprehensif untuk merumuskan solusi jangka panjang yang harus dilakukan agar peristiwa banjir tak terjadi berulang di masa akan datang.

“Banjir di Kubu Raya ini terjadi hampir tiap tahun, maka kita dan pemerintah daerah akan lakukan kajian mendalam untuk menemukan solusi yang baik dalam mencegah kejadian serupa terulang terus-menerus”.

Sebelumnya, Suharyanto beserta rombongan tiba di Kota Pontianak, Kalimantan Barat sejak Kamis (30/1).

Sehari sebelumnya, Suharyanto bersama Menteri Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengunjugi pos pengungsian warga terdampak banjir di Kabupaten Mempawah, Kalbar.

Wilayah itu tergenang banjir pasca hujan dengan intensitas sangat tinggi yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Mempawah. Kondisi diperparah dengan naiknya pasang air laut (rob) serta limpasan air yang berasal dari banjir di Kabupaten Landak serta drainase air kurang baik sejak Rabu (22/1).

Dampak banjir dirasakan oleh 5.537 Kepala Keluarga (KK) / 20.549 jiwa. Beberapa warga mengungsi di titik-titik pos pengungsian. Salah satunya di Masjid Agung Mempawah. Di masjid itu sebanyak 170 warga mengungsi.

Selain menyerahkan bantuan logistik kebutuhan dasar bagi pengungsi, Suharyanto pun turut berdialog dengan warga untuk menjaring masukan masyarakat terdampak.

Turut mendampingi dalam peninjauan itu Pj Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, Staf Ahli Bidang Ketahanan Sosial, Ekologi, dan Budaya Sorni Paskah Daeli, Pj Wali Kota Mempawah Ismail, serta jajaran Forkopimda Kalbar. (Joesvicar Iqbal)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Banjir, Banjir Kalbar, BNPB
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Marc Klok Persib vs PSM Makassar, Marc Klok Berambisi Jebol Gawang Mantan
Next Article kongo 700 Orang Tewas dan 2.800 Luka dalam 5 Hari Akibat Serangan Pemberontak di Kongo

TERPOPULER

TERPOPULER
Latihan bersama simulasi Joint Exercise Business Continuity Management System (BCMS) Tumpahan Minyak melibatkan 30 stakeholder, di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (12/5/2026). Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id
Ekonomi

KSOP Tanjung Priok Inisiasi BCMS, Integrasikan 30 Stakeholder Hadapi Krisis Pelabuhan

Telkom
Laporan Keuangan Telkom Tahun Buku 2025: Telkom Bukukan Kinerja FY25 Resilience, Perkuat Fundamental dan Hasilkan Total Shareholder Return 35,7 Persen
12 May 2026, 13:15
Politik
Angka Nikah Siri di Pulau Seribu Tinggi, Legislator PKS Harap Orangtua Lindungi Anak Perempuan
12 May 2026, 13:45
Ekonomi
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng BSSN Perkuat Keamanan Layanan Digital
12 May 2026, 13:21
Politik
Pembahasan RKPD 2027 Molor, Diduga Pengaruh Isu Pergantian Ketua DPRD DKI
12 May 2026, 17:51
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?