Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Korban Tewas Gempa Myanmar terus Bertambah, Kini Tembus 694 Serta 1.670 Luka
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Korban Tewas Gempa Myanmar terus Bertambah, Kini Tembus 694 Serta 1.670 Luka
HeadlineInternasional

Korban Tewas Gempa Myanmar terus Bertambah, Kini Tembus 694 Serta 1.670 Luka

Bambang
Bambang Published 30 Mar 2025, 13:30
Share
4 Min Read
Tim medis dari China telah tiba di Myanmar untuk melakukan pertolongan. Foto : Ist
Tim medis dari China telah tiba di Myanmar untuk melakukan pertolongan. Foto : Ist
SHARE

Tim medis darurat tersebut adalah tim internasional pertama yang tiba di Myanmar, dalam waktu 18 jam setelah gempa dahsyat. Tim tersebut langsung bergerak menuju Naypyitaw, wilayah yang paling terdampak gempa dangkal 7,7 SR.

“Ini menunjukkan persahabatan tradisional China dan Myanmar dan semangat komunitas dalam suka dan duka,” tulis Kedubes China di Myanmar.

Rusia, AS, dan Indonesia juga telah memastikan partisipasi untuk mendukung pemulihan gempa dahsyat Myanmar, yang merusak ratusan bangunan di negara tetangga Thailand.

Pemodelan prediktif Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) memperkirakan jumlah korban tewas di Myanmar dapat melebihi 10 ribu orang di Myanmar. Kerugian akibat gempa dahsyat 7,7 SR dapat lebih besar dibanding nilai produk domestik bruto (PDB) negara tersebut.

Susan Hough, seorang ilmuwan dalam Program Bahaya Gempa Bumi USGS, mengatakan kepada Reuters, memprediksi jumlah korban tewas akibat gempa bumi bukanlah perkara gampang, mengingat berbagai alasan termasuk waktu.

Ketika gempa bumi terjadi pada siang hari, seperti di Myanmar, orang-orang lebih terjaga. Mereka memiliki akal sehat, lebih mampu merespons,” katanya.

Previous Page1234Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Kini Tembus 694 Serta 1.670 Luka, Korban Tewas Gempa Myanmar, terus Bertambah
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Humas perbasi Timnas 3X3 Putri Diminta Main Lepas saat Berjuang di Main Draw FIBA 3X3 Asia Cup 2025
Next Article Anggota Polisi, di Bagansiapiapi, Tewas di Tusuk, Pelaku Dicokok Anggota Polisi di Bagansiapiapi Tewas di Tusuk, Pelaku Dicokok

TERPOPULER

TERPOPULER
Ilustrasi SPBU. Foto: Pertamina
Headline

Update Harga BBM, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter

Ekonomi
Dorong Kesejahteraan Keluarga, OJK dan Tim Penggerak PKK Kolaborasi Perluat Literasi Keuangan Perempuan
10 Jun 2026, 10:45
News
Ruben Onsu Soroti Live TikTok Thalia, Singgung Joe Octavianus dalam Unggahan Pribadinya
10 Jun 2026, 11:37
Ekonomi
APDESI Merah Putih Dorong Desa Jadi Lokomotif Ekonomi dan Ketahanan Pangan Nasional
10 Jun 2026, 16:55
HeadlineHukum
Harta LHKPN Menggelembung, Eks Bupati Kukar Ini Curhat Merasa Dimanipulasi KPK
10 Jun 2026, 12:48
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?