“Jadi kami memberikan THR ini lebih awal kepada ratusan pramudi. Semoga ini bisa menjadi contoh perusahaan lainnya, sebagai pengusaha kita memberikan kewajiban,” ujarnya.
Zulkifli pun meyakini seluruh operator yang telah bermitra dengan Transjakarta sudah memahami hal yang sama. “Mayasari Bakti selalu komitmen dan sudah bermitra sejak 2016, menunaikan kewajiban kami sebagai perusahaan dan hak karyawan harus terpenuhi,” ungkapnya.
Perusahaan Mayasari Bakti memberikan THR sesuai upah minimum provinsi (UMP) lebih awal. Sehingga diharapkan para pramudi sudah tidak kepikiran lagi untuk menanyakan kapan THR keluar? Dikatakan Zulkifli, sejak awal THR itu diberikan minimal kebutuhan dasar keluarga (karyawan Mayasari Bakti) di rumah terpenuhi.
“Jadi mereka tidak kepikiran lagi soal THR, nanti bisa berpengaruh terhadap kinerja,” tukasnya.
Lebih lanjut, menghadapi libur Lebaran 2025, hampir 3/4 penduduk Jakarta akan mudik ke kampung halaman masing-masing. Sehingga armada Mayasari Bakti bermitra dengan Transjakarta bakal tetap operasional menghadapi libur Lebaran, H-1 hingga H+1 Lebaran.