IPOL.ID – Calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta, Abu Bakar Maulana, menegaskan pentingnya penguatan budaya lokal, khususnya Betawi, dalam dunia penyiaran menuju kota global.
Hal tersebut disampaikan Abu Bakar Maulana saat mengikuti uji kepatutan dan kelayakan bersama Komisi A DPRD DKI Jakarta, di kawasan Jakarta Pusat.
“Kalau tadi saya sampaikan soal penguatan budaya lokal, itu bukan tanpa dasar. Ada amanat dari Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Jakarta, khususnya Pasal 31 dan 51 yang menekankan pada penguatan budaya Betawi dan wilayah aglomerasi,” ujar Abu Bakar, Selasa (23/4/2025).
Dikatakanya, dalam presentasi dihadapan Komisi A yang merupakan ‘induk kandung’ lembaga KPID, pembahasan memfokuskan pada pentingnya aglomerasi penyiaran yang terintegrasi dengan budaya lokal dan arah perkembangan Jakarta sebagai kota global.
“Kita tidak bisa lepas dari realitas bahwa Jakarta kini sudah menjadi kota global. Maka konten-konten lokal yang berkualitas, termasuk budaya Betawi, harus mendapat prioritas,” bebernya.
