Kemudian, di hari lebaran kedua, Anda boleh mencoba jenis makanan lainnya, misalnya rendang daging. Pastikan di hari lebaran kedua pun Anda hanya memilih satu makanan saja.
- Ganjal perut dengan minuman mengandung susu yang diperkaya beta-glukan dan inulin
Untuk mencegah naiknya kolesterol saat lebaran, Anda bisa mengonsumsi minuman mengandung susu sebelum makan besar. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi 20 gram protein kasein yang terdapat pada susu dapat membuat Anda kenyang lebih lama ketika diminum 30 menit sebelum makan besar.
Jika memungkinkan, pilihlah minuman mengandung susu yang diperkaya serat beta-glukan dan inulin yang dapat berinteraksi dengan lipid (lemak) sehingga reaksinya bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Studi lain juga membuktikan bahwa inulin dapat mengurangi kadar kolesterol jahat alias LDL. Oleh karena itu, minuman mengandung susu yang telah diperkaya serat beta-glukan dan inulin bisa jadi teman yang tepat di hari raya, terutama bagi Anda yang memiliki masalah kadar kolesterol tinggi.
- Makan dengan piring kecil
Makan di piring kecil dengan porsi yang lebih sedikit juga bisa mencegah kolesterol naik saat lebaran. Pasalnya, menggunakan piring kecil akan menciptakan ilusi seolah piring penuh dan Anda sudah makan banyak. Dengan begitu, Anda akan terdorong untuk berhenti makan ketika piring sudah kosong karena pikiran bawah sadar menganggap Anda sudah menghabiskan seporsi makanan.
- Imbangi dengan olahraga
Setelah mengonsumsi makanan khas lebaran, pastikan juga Anda melakukan aktivitas fisik dengan berolahraga di waktu sisa libur lebaran. Kurangnya aktivitas fisik bisa meningkatkan kadar kolesterol sekaligus menjadi penyebab utama penyakit jantung.