“Komunikasi adalah kebutuhan utama, terutama saat mudik dan perayaan hari besar. Kami ingin masyarakat tetap terhubung tanpa kendala, dengan tarif lebih terjangkau dan kualitas jaringan yang optimal,” ujar Meutya Hafid.
Selain itu, Kemkomdigi membentuk satuan tugas dan posko pengawasan yang beroperasi 24 jam guna memastikan jaringan tetap stabil di sepanjang jalur mudik. Sebanyak 35 unit pelaksanaan teknis pemantauan spektrum frekuensi radio disiagakan, sementara posko angkutan Lebaran terpadu ditempatkan di lokasi strategis seperti Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Pelabuhan Merak, Rest Area KM57, Rest Area KM62, Stasiun Gambir Jakarta, dan Stasiun Tawang Semarang. (tim)
