10 pelaku usaha perempuan ini, masing-masing menerima donasi sebesar Rp5.000.000, serta dana hibah sebesar Rp20.000.000 untuk tiga pelaku usaha perempuan terbaik berdasarkan dukungan masyarakat di Aplikasi Campaign #ForABetterWorld.
Ahmad Fathul Aziz selaku Project Lead #Empower Women Sentani menegaskan “program ini lahir dari keyakinan bahwa setiap perempuan memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan. Melalui pelatihan, pendampingan, dan ruang nyata untuk berkarya, #EmpowerWomenSentani membuka jalan bagi perempuan di Sentani untuk memimpin dan menginspirasi dalam ekosistem UMKM digital.”
Sejalan dengan Campaign, Arvin Dwiarrahman, Director of Partnerships and Business Development Kopernik mengungkapkan “mendukung pelaku usaha perempuan tidak cukup hanya dengan memberikan akses pada modal. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan setiap pelaku usaha perempuan memiliki fondasi yang kuat untuk mengembangkan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan.”
Kampanye ini mencerminkan semangat Kartini masa kini: perempuan yang mandiri, berdaya, dan mampu membawa perubahan. Lebih dari sekadar program, kampanye #EmpowerWomenSentani menjadi jembatan bagi pelaku usaha perempuan untuk melangkah lebih jauh dalam memperkuat perekonomian lokal secara mandiri dan berkelanjutan. (Yuli)
