IPOL.ID – Menjelang peringatan Hari Anak Nasional, Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), Yenny Wahid, mengunjungi anak berkebutuhan khusus korban kekerasan seksual di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (22/7/2026).
Kunjungan tersebut sebagai bentuk empati, dukungan moral, sekaligus seruan agar seluruh elemen bangsa memperkuat perlindungan terhadap anak. Selain itu, menjadi pengingat bahwa kekerasan seksual terhadap anak masih menjadi persoalan serius di Indonesia.
Berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA), puluhan ribu perempuan dan anak menjadi korban kekerasan setiap tahunnya, dengan kekerasan seksual sebagai salah satu bentuk kekerasan yang paling banyak dilaporkan.
Angka tersebut diyakini masih merupakan puncak gunung es karena banyak korban yang tidak berani melapor akibat rasa takut, ancaman, maupun stigma.
“Kita tak boleh lagi menutup mata. Setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman, penuh kasih sayang, dan bebas dari kekerasan. Hari Anak Nasional harus jadi momentum untuk memastikan bahwa negara dan masyarakat benar-benar hadir melindungi mereka. Yang harus merasa malu adalah pelaku, bukan korbannya,” kata Ketua Umum KOWANI, Yenny Wahid, Rabu.
