“Kekerasan seksual adalah kejahatan terhadap kemanusiaan yang tak bisa ditangani satu pihak saja. Dibutuhkan gerakan nasional melibatkan pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi masyarakat, lembaga pendidikan, tokoh agama, dunia usaha, dan seluruh warga bangsa. KOWANI siap berada di garis depan untuk memastikan setiap perempuan dan setiap anak Indonesia hidup dalam lingkungan aman, bermartabat, dan bebas dari kekerasan”.
Yenny menegaskan, kemajuan suatu bangsa tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi atau pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuannya melindungi kelompok paling rentan.
“Anak-anak adalah masa depan Indonesia. Tidak ada kepentingan apa pun yang lebih penting daripada melindungi mereka. Pada Hari Anak Nasional ini, mari kita jadikan perlindungan terhadap anak sebagai gerakan bersama seluruh bangsa,” tutup Yenny. (Joesvicar Iqbal)
