Dito menjelaskan, bantuan untuk PSSI memang bersifat khusus. Lantaran sepak bola dianggap sebagai cabor strategis dan berpotensi tinggi berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Sepak Bola Nasional.
“Berdasarkan Inpres, PSSI mendapatkan anggaran tidak hanya untuk pelatnas, tetapi untuk pengembangan sepak bola secara keseluruhan,” sebutnya.
Pengembangan sepak bola secara keseluruhan ini meliputi timnas di semua level, pengembangan perwasitan dan kepelatihan, serta penyelenggaraan kompetisi-kompetisi. Kemudian juga pengembangan futsal, sepak bola wanita, sepak bola pantai, dan program-program lainnya.
Sedangkan untuk cabor lain, imbuh Menpora, masih akan mendapatkan bantuan terpisah dari pelatnas senior. Bantuan ini meliputi untuk pengembangan tenaga keolahragaan, pembinaan atlet junior dan penyelenggaraan kompetisi-kompetisi. Bantuan ini yang akan diberikan salah satunya pada fasilitasi tahap kedua.
“Terkhusus untuk PSSI, pemerintah memberikan dukungan kepada PSSI untuk program pembinaan di nasional dari kelompok usia U-17 hingga senior. Dengan tentunya target utamanya lolos ke Piala Dunia pada masing-masing level,” jelas Menpora Dito.
