Langkah konkret yang ditawarkan Indonesia mendapat respons positif dari pihak AS. Secretary Lutnick menyatakan apresiasinya terhadap pendekatan Indonesia yang dinilai lebih nyata dan saling menguntungkan.
“Kami mengapresiasi langkah konkret Indonesia untuk melakukan negosiasi tarif. Ke depan, AS dan Indonesia akan terus melanjutkan hubungan perdagangan yang saling menguntungkan,” ungkap Secretary Lutnick.
Selain membahas kebijakan tarif, Indonesia juga menyampaikan kesiapan untuk menyelesaikan isu-isu non-tariff barrier (NTB) yang selama ini menjadi perhatian pelaku usaha AS. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat untuk menyusun jadwal teknis pembahasan detail bersama Department of Commerce (DoC) dan USTR, dengan target penyelesaian negosiasi dalam 60 hari ke depan.
Tim negosiasi RI yang turut hadir mendampingi Menko Airlangga yakni antara lain Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional Mari Elka Pangestu, Tim Perwakilan Kemenko Perekonomian, Tim Perwakilan Kementerian Perdagangan, dan TIm dari KBRI. (ahmad)

