Gerritsen menilai bahwa Indonesia dan Belanda sama-sama diuntungkan oleh hubungan yang kokoh antara kedua pihak, sembari memberi contoh lebih dari 25.000 warga Indonesia telah belajar di Belanda dan banyak perusahaan Belanda yang aktif di Indonesia.
Dubes Belanda itu juga menyebutkan bahwa Belanda merupakan investor dari Uni Eropa (EU) terbesar di Indonesia, kemudian menambahkan akan ada paket investasi senilai 300 juta euro (Rp5,7 triliun) untuk infrastruktur hijau di Indonesia.
Selain itu, Gerritsen juga mengatakan, persahabatan antara Indonesia dan Belanda tidak hanya mengenai politik dan ekonomi, tetapi juga mengenai manusia dan kreativitas, hal-hal yang diperjuangkan oleh Pusat Kebudayaan Belanda (Erasmus Huis).
“(Erasmus Huis) sebuah ruang dinamis tempat seni, ide, dan komunitas bertemu. Kami telah menyambut orang-orang di sini selama lebih dari lima dekade. Bahkan, tahun ini Erasmus Huis merayakan ulang tahunnya yang ke-55,” ujar Gerritsen.
Dia juga mengatakan, tentang kolaborasi budaya antara kedua negara yang semakin meningkat dengan mengembalikan lebih dari 800 artefak ke Indonesia.
