Ia menuturkan, di Mess Kwini para atlet tetap diawasi selama 24 jam tak hanya oleh pengurus maupun pelatih. Karena berada di Kompleks Militer mereka juga dijaga oleh para prajurit Korps Marinir.
“Disiplin militer kami tetapkan kepada mereka. Kecuali libur latihan, mereka tidak boleh keluar-masuk Mess seenaknya sendiri,” ungkap Djoko Pramono.
Seperti diketahui, Pelatnas Angkat Besi tak hanya dihuni oleh para atlet senior maupun yunior saja. Ada tambahan sekitar 5 atlet angkat besi remaja yang sedang dipersiapkan menghadapi Asian Youth Games 2025 dan Olympic Youth Games 2026 mendatang.
“Awalnya kami kaget dengan adanya pemeriksaan ini. Tapi, pada akhirnya kami sadar untuk menjaga kebersihan dan kerapihan kamar, demi kenyamanan kami sendiri,” kata Kevin Andrian Ramadhan atlet asal Riau itu. (bam)
