Mereka pun mendesak pemerintah untuk segera memberikan respons yang kuat dan jelas.
Wilfried Fonck, sekretaris nasional dari serikat Ufap Unsa Justice, mengeluhkan keterbatasan jumlah personel yang bertugas mengamankan perimeter penjara.
“Kami tidak punya cukup staf untuk berjaga 24 jam sehari,” ujarnya.
Polisi masih menyelidiki motif para pelaku. Sejumlah slogan anarkis ditemukan di beberapa lokasi serangan, dan semua kemungkinan masih terbuka dalam penyelidikan yang tengah berlangsung. (far)
