IPOL.ID – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan empat mata dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Selasa (14/4). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan luar negeri Prabowo ke Rusia dan Prancis selama dua hari, 13-14 April 2026.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, kedua negara tersebut dipilih karena posisi strategis mereka sebagai pemegang hak veto PBB serta kekuatan besar di sektor ekonomi dan energi global.
“Presiden Prabowo Subianto bertolak ke tanah air setelah melakukan lawatan singkat selama dua hari ke dua negara adidaya dunia, yaitu Rusia dan Prancis, pada 13-14 April 2026. Kedua negara tersebut merupakan dua dari lima negara pemegang hak veto di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta memiliki kekuatan besar di bidang ekonomi dan sumber daya energi,” kata Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya.
Pertemuan antara kedua kepala negara berlangsung selama lebih dari dua jam. Agenda pembahasan difokuskan pada penguatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Prancis di sejumlah sektor prioritas.
