Fokus pembahasan mencakup pengembangan kerja sama di bidang energi, pendidikan, komunikasi digital, serta investasi ekonomi jangka panjang yang saling menguntungkan.
“Pertemuan tersebut membahas peningkatan kerja sama di berbagai sektor, antara lain energi, pendidikan, komunikasi digital, serta investasi ekonomi jangka panjang,” jelas Teddy.
Hubungan personal yang kuat antara Presiden Prabowo dan Presiden Macron turut menjadi fondasi penting dalam mempererat kemitraan kedua negara.
Teddy menuturkan bahwa kedekatan tersebut telah terjalin sejak Presiden Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia dan terus berlanjut hingga saat ini.
“Hubungan kedua pemimpin telah terjalin erat sejak Presiden Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan hingga saat ini,” ujar dia. (far)
