Baik pengiriman bantuan logistik, obat-obatan, personel TNI dikirim untuk membangun infrastruktur publik yang rusak akibat agresi militer dilakukan Israel di Palestina.
Pada pertengahan April 2025 lalu Indonesia juga mengirimkan 25 Tenaga Kesehatan TNI meliputi berbagai dokter spesialis untuk membantu pemulihan masyarakat Palestina yang terluka.
“Artinya Indonesia sudah membuktikan diri, tak hanya lewat kata-kata tapi tindakan. Bahwa kita sebagai negara besar tidak takut untuk bersuara, tidak takut bertindak membantu Palestina,” tegas Fauka.
Hal ini menunjukkan bahwa Prabowo meneruskan komitmen Presiden RI ke-1, Soekarno sejak dahulu menyatakan bahwa Indonesia berdiri menentang penjajahan Palestina.
Fauka yang menjabat Direktur Eksekutif Institute Kajian Pertahanan dan Intelijen Indonesia (IKAPII) menjelaskan, safari diplomasi ke Timur Tengah juga satu bagian mendukung Palestina.
Lewat safari diplomasi ke Uni Emirat Arab (UEA), Turki, Mesir, Qatar dan Yordania yang dijalankan, Prabowo turut mengajak agar negara-negara lain tidak tinggal diam atas hal terjadi di Palestina.
