“Kemhan saat ini tengah melakukan penelusuran internal secara menyeluruh untuk memastikan siapa pengguna maupun kepentingan penggunaan kendaraan tersebut,” kata Frega kepada, dikutip pada Kamis (10/4/2025).
Perwira tinggi TNI ini menambahkan Kemhan menjunjung tinggi nilai-nilai disiplin, kehormatan, dan integritas. Frega juga menyatakan bahwa pelanggaran yang terbukti akan mendapat sanksi tegas sesuai hukum dan kode etik yang berlaku.
Namun disisi lain, Frega mengingatkan publik untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan atas video yang beredar.
“Di era digital seperti sekarang, informasi dapat dengan mudah tersebar tanpa konteks yang jelas, bahkan mengandung misinformasi atau disinformasi,” ucapnya.(Vinolla)
