“Insya Allah nanti kita menjawab hal yang dipertanyakan banyak orang tentang Pulau Kumala. Karena kalau tidak ada halangan, nanti Senin kami akan buat video di sana, untuk menyampaikan apa yang sudah Dinas Pariwisata kerjakan di sana,” katanya.
Arianto menegaskan bahwa proyek waterboom termasuk prioritas dalam pengembangan Pulau Kumala, dan pihaknya berharap tidak akan terdampak oleh penghematan anggaran.
“Intinya waterboom tetap kita lanjutkan. Kita berharap tidak ada (pengaruhnya) dengan efisiensi. Ya, kita berharap tidak ada, seperti itu,” tegasnya.
Dengan progres yang sudah mencapai lebih dari separuh, Dispar Kukar optimistis waterboom akan selesai tepat waktu dan menjadi salah satu daya tarik utama Pulau Kumala ke depan. Kehadiran wahana ini diyakini akan memperkuat posisi Pulau Kumala sebagai salah satu destinasi wisata keluarga terbaik di Kalimantan Timur. (Adv)
