Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Antam Siapkan Ekosistem Hilirisasi Terintegrasi untuk Dorong Industri Alumina Nasional
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > Antam Siapkan Ekosistem Hilirisasi Terintegrasi untuk Dorong Industri Alumina Nasional
Ekonomi

Antam Siapkan Ekosistem Hilirisasi Terintegrasi untuk Dorong Industri Alumina Nasional

Wilson B. Lumi
Wilson B. Lumi Published 01 May 2025, 19:42
Share
1 Min Read
Nico Kanter PT Aneka Tambang
Nico Kanter, Direktur Utama PT Aneka Tambang. (dok. Antam)
SHARE

IPOL.ID – PT Aneka Tambang Tbk (Antam) memperkuat ekosistem hilirisasi bauksit secara terintegrasi guna mendukung kebijakan nasional dalam membangun industri alumina.

Sepanjang 2024, Antam memproduksi 1,3 juta wet metric ton (WMT) bauksit dan menjual 0,7 juta WMT, sementara produksi alumina mencapai 148 ribu ton melalui entitas hilirnya, PT Indonesia Chemical Alumina (ICA).

Antam juga berperan dalam proyek PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), yang kini memasuki tahap transisi menuju operasi komersial dan telah mengirim 21 ribu ton alumina percobaan ke PT Inalum.

“Dengan hadirnya BAI, hilirisasi aluminium nasional menjadi lebih lengkap. Bauksit kami diolah menjadi alumina dan diserap oleh Inalum menjadi aluminium,” ujar Direktur Utama Antam, Nico Kanter dalam keterangannya di Jakarta, Senin (1/5/25).

Baca Juga

puspen kejagung ok
Tetapkan 7 Tersangka, Kejagung Taksir Kerugian Negara Korupsi Antam Capai Rp1 T

Upaya ini selaras dengan kebijakan pemerintah yang melarang ekspor bijih bauksit dan mendorong pembangunan fasilitas pengolahan dalam negeri. Meski produksi nasional bauksit sempat turun pasca pelarangan ekspor—dari 31,8 juta ton (2022) menjadi 16,8 juta ton (2024)—pemerintah optimistis angka ini akan pulih seiring beroperasinya proyek-proyek hilirisasi baru.

12Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Aneka Tambang, Ekosistem Hilirisasi, Nico Kanter, Sistem Terintegrasi
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Prabowo Hari Buruh 2025 Presiden Beri Sinyal Tarik Kembali Aset Negara yang Dikuasai Swasta
Next Article Menaker Yassierli Menaker Pastikan Keterlibatan dalam Pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional

TERPOPULER

TERPOPULER
sekw
Nusantara

Terombang-ambing Ngadu ke Direktorat Kepatuhan Internal Imigrasi, Eks Isteri Oknum Pegawai Imigrasi Berharap Keadilan dan Hak

HeadlineHukum
KPK Tak Menutup Kemungkinan Periksa Yasonna Laoly Terkait Kasus Korupsi Ditjen Imigrasi
08 Jun 2026, 16:19
HeadlineNews
Kasus Richard Lee Makin Panas! Kejaksaan Turunkan 7 Jaksa Sekaligus
08 Jun 2026, 16:33
Gaya hidup
47 Tahun Bintaro Jaya, Tumbuh Bersama Membangun Generasi Berkualitas
08 Jun 2026, 13:16
Ekonomi
Satu Seperempat Abad Melayani Negeri, PT Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan Untuk Masyarakat
08 Jun 2026, 15:28
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?