Meski demikian, dia mengaku tidak habis pikir dengan aksi yang dilakukan oleh kakek Andi tersebut. Purwanto menuturkan setelah pipa dipasang dua hari lalu, pria yang diketahui telah berstatus duda tersebut mengeluh kesakitan akibat alat kelaminnya mengalami pembengkakan. Dia menyebut kakek tersebut datang sendiri ke Mako Damkar Ngawi karena melihat konten-konten di media sosial yang mengatakan petugas pemadam kebakaran bisa melakukan segala hal.
“Setelah kami cek ternyata sudah membengkak, oleh karena itu karena keterbatasan alat beliau ini kami bawa ke Rumah Sakit [RS] Widodo Ngawi agar mendapat bius lokal sebelum pipa paralon tersebut kami potong menggunakan gerinda kecil yang kami miliki,” katanya.
Setelah proses pelepasan memakan waktu 45 menit, akhirnya pipa air kecil yang membelenggu alat kelamin pria tersebut berhasil dilepaskan dengan cara dipotong pada satu sisi. Damkar Ngawi akhirnya membawa kembali Andi Suroso ke Mako Damkar Ngawi agar dapat beristirahat sambil menunggu jemputan dari pihak keluarga.
