“Kita libur karena ada jamuan dari pemerintah daerah setempat. Bagus untuk anak-anak recovery setelah game melawan thailand,” terang Manajer Rony.
Manajer Rony menambahkan bahwa para pemain juga berlatih di saat tidak bertanding. Mereka terus mengasah strategi untuk menangkal pressure full court dari permainan Filipina.
“Selasa pagi kita fokus dengan pressure full court dari tim Filipina, juga rebound kita. Itu yang mereka lalukan sama tim Thailand dan pasti akan diterapkan ke tim kita juga, jadi kita harus waspada,” ingat Rony.
Meladeni permainan tuan rumah, pelatih Timnas Putra U16 Abrizalt Hasiholan menekankan kepada para pemain untuk bermain lepas. Laga ini bisa dimanfaatkan untuk mengukur kemampuan The Young Guns Indonesia dengan kekuatan Filipina.
“Saya minta para pemain untuk bermain nothing to lose serta melihat sampai mana kemampuan kita dibanding Filipina. Semoga kita bisa memberikan perlawanan sengit ke tuan rumah,” terang Abrizalt.
Indonesia dan Filipina saat ini memiliki kans besar lolos FIBA U16 Asia Cup. Keduanya mengantongi tiga kemenangan dan berada di peringkat 1 dan 2 klasemen sementara.

