Lebih lanjut, JAM-Pidmil menjelaskan bahwa pembentukan JAM PIDMIL juga bertujuan untuk mengatasi keterbatasan relasi fungsional dan kelembagaan antara Oditurat Jenderal TNI dan Kejaksaan RI, khususnya dalam aspek pertanggungjawaban kepada Jaksa Agung.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Jaksa Masuk Kampus” yang bertujuan meningkatkan kesadaran hukum di kalangan mahasiswa, termasuk juga bagi Taruna.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, para Taruna memahami hak dan kewajibannya dalam bidang hukum, sekaligus dapat turut serta menekan angka kriminalitas di masyarakat. Program ini juga merupakan implementasi dari butir ketujuh Astacita pemerintahan saat ini.
Tim Kejaksaan disambut baik oleh Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Arnold AP Ritiauw beserta jajaran. Turut hadir dalam kegiatan ini yaitu Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Ponco Hartanto dan Kepala Kejaksaan Tinggi DI Yogyakarta Riono Budisantoso, beserta seluruh Kepala Kejaksaan Negeri di wilayah hukum Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, didampingi Tim Puspenkum yakni Kepala Bidang Penerangan dan Penyuluhan Hukum Ismaya Hera Wardanie, dan Kepala Bidang Media dan Kehumasan M Irwan Datuiding. (Yudha Krastawan)

