“Kami ingin penilaian lebih objektif dan mendalam. Tidak semata menang atau kalah, tapibagaimana potensi atlet bisa dibaca dengan komprehensif,” ujarnya.
Dengan kolaborasi bersama tim pelatih dan pemandu bakat seperti Hendrawan, Bambang Supriyanto,Harry Hartono, dan Yoga Ukikasah, serta dukungan dari pengurus, diputuskan pemanggilan 10 atlettambahan dari 32 nama yang masuk radar pantauan Seleknas.
Berikut daftar 10 atlet tambahan yang dipanggil masuk Pelatnas:
Tunggal Putra: Richie Duta Richardo, Dendi Triansyah, Tunggal Putri: Salsabila Amiradana, Kavitha Najwa Aulia, Ganda Putra: Wahyu Agung Prasetyo, Dexter Farrel, Ali Faathir Rayhan, Devin Artha Wahyudi, Ganda Putri: Riska Anggraini, Jania Novalita SitumorangEng Hian menegaskan bahwa atlet yang belum masuk Pelatnas tetap dipantau secara berkala melaluiturnamen resmi.
“Promosi dan degradasi bersifat dinamis. Setiap progres akan dievaluasi sesuai KPIyang telah ditetapkan,” tambahnya.
Dengan pendekatan ini, PP PBSI berharap proses pembinaan atlet nasional semakin profesional daninklusif. Ini adalah bagian dari transformasi tata kelola PBSI 2024–2028 menciptakan sistem yang adil,terukur, dan berkelanjutan, demi mewujudkan prestasi Merah Putih yang lebih gemilang di masa depan. (bam)
